Welcome

AWALI HARIMU DENGAN SENYUM!

Bukan karena semua baik, kita tersenyum,..... tapi karena kita tersenyum, maka semuanya menjadi baik.

Bukan karena hari ini indah, kita bahagia,..... tapi karena kita bahagia, hari ini menjadi indah.



Monday, September 24, 2012

ANTI SURGE


Motherboard ASUS Terbaru Telah Pangkas Tingkat Radiasinya.



Berdasarkan sebuah survei, rata-rata pengguna komputer dapat terimbas sekitar delapan jam radiasi elektromagnetik setiap hari. Dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan industri teknologi yang lebih aman, baik dalam kaitannya dengan pengguna akhir dan lingkungan, baru-baru ini ASUS telah memperkenalkan jajaran produk motherboard terbarunya. Produk-produknya tersebut diklaim secara efektif mampu memangkas emisi elektromagnetik setengahnya, melalui penggunaan ASUS Protect 3.0 Design. Berkat pengurangan radiasi ini, tidak hanya penggunanya saja yang mendapatkan manfaat dari sebuah lingkungan yang lebih aman dan sehat, melainkan sistem itu sendiri yang mendapatkan peningkatan longevity.
ASUS Protect 3.0 Design tersebut didasarkan pada Desain Xtreme dan fitur cerdas perisai radiasi dan komponen radiasi yang rendah. Dengan demikian, dampak kesehatan yang merugikan pada pengguna dapat dikurangi dan bahkan mampu menghadirkan sistem operasi yang lebih stabil. Protect 3.0 ini menggunakan chip ASUS EPU (Energi Processing Unit), yang dapat mengurangi seluruh sistem konsumsi daya hingga 80,23% yang meliputi:  Low Radition Design, Radiation Moat Design dan Anti-Surge Design.
ASUS EPU menawarkan percepatan cerdas dan overclocking, kemampuan yang secara otomatis memberikan kekuasaan yang paling tepat. Hal ini memungkinkan emisi CO2 yang lebih rendah. Menurut pihak ASUS, hingga mencapai 207.430 ton CO2 dapat dihilangkan dengan sepuluh juta motherboard yang menggunakan EPU, yang setara dengan emisi karbon tahunan Australia.
Anti-Surge Desain mendeteksi kondisi Overvoltage di komponen dan mencegah penyebaran gelombang listrik dalam situasi seperti hujan badai atau masa-masa pemberian tenaga yang tidak stabil. Anti-Surge akan segera mematikan aliran listrik dan mencegah kerusakan komponen potensial, yang meningkatkan longevity. Longevity ini lebih lanjut ditingkatkan oleh Low Radiation Circuit Design, yang terkena arus listrik yang melintasi satu sama lain, sehingga membatalkan pembangkitnya. Dengan fitur ini menurunkan radiasi sebanyak mungkin, lalu menuju ke Moat Radiasi Design untuk menghilangkan kebocoran radiasi. Dengan hal ini “secara efektif menghilangkan kebocoran radiasi untuk komponen sekitarnya dengan membatasinya menuju ke daerah yang kecil di sekitar daerah aktifnya.”
Motherboard-moterboard tersebut adalah entry-level Intel dan platform AMD semua. Namun sayangnya, tidak ada LGA 1156/1366 board yang ditampilkan dalam lineup pada saat ini.

Sumber: http://www.beritateknologi.com/motherboard-asus-terbaru-telah-pangkas-tingkat-radiasinya/

Saturday, September 15, 2012

Wali Kota Termuda di Dunia Ini Terinspirasi Soekarno


KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA Bashaer Othman, 16 tahun (tengah), Wali Kota Allar, Palestina, menerima penghargaan The World Youngest Mayor Award dari World Peace Movement di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (12/9/2012). Basher dilantik menjadi Wali Kota Allar pada 2 Juli 2012 dan menjabat sampai 21 September 2012. Selama 2 bulan Basher disupervisi oleh Wali Kota sebenarnya, Sufian Shadid. 
JAKARTA, KOMPAS.com — Bashaer Othman menjadi satu-satunya wali kota termuda dunia. Di usianya yang masih 15 tahun, pelajar yang masih duduk di kelas I SMA Palestina ini sudah diberi jabatan publik sebagai Wali Kota Allar, Tulkarm, Tepi Barat, Palestina.

Bashaer diberi kesempatan memimpin Kota Allar selama dua bulan, di bawah bimbingan Sufian Shadid, Wali Kota Allar sebenarnya, setelah ia terpilih dalam program pemberdayaan kaum muda Pemerintah Palestina.
Tentu unik sebuah kota dipimpin oleh perempuan yang masih berusia di bawah 17 tahun. Terlebih lagi, Bashaer harus memikul sejumlah tanggung jawab berat mengatasi semua hal terkait Kota Allar, termasuk mengawasi karyawan dan menandatangani semua dokumen resmi, kecuali dokumen keuangan.

Bertempat di Kantor Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia di Jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta, Rabu (12/9/2012) siang, Tribun mendapat kesempatan mewawancarai perempuan jelita ini dengan nuansa santai, meski dengan obrolan serius.

Basher menerima Tribun dengan senyuman manis. Sapaan menggunakan bahasa Arab makin menambah keakraban. Di sela-sela obrolan, Bashaer bahkan sempat bercanda bertanya-tanya tentang merk handphone yang Tribun pakai. Apa saja pengalaman Basheer menjadi wali kota termuda dunia? Berikut petikan wawancaranya:
Selamat siang, selamat datang di Indonesia. Bisakah Anda bercerita bagaimana menjadi wali kota di usia yang masih muda?
Selamat siang juga, senang bisa berada di Indonesia. Pada awalnya saya mengikuti program Pemerintah Palestina untuk pemberdayaan kaum muda. Saya lalu bersaing dengan ribuan anak muda yang mengikuti seleksi program tersebut. Wali kota seperti saya dipilih tidak melalui proses pemilihan umum yang dilakukan masyarakat, tetapi dipilih oleh wali kota sebenarnya berdasarkan kompetensi atau kemampuan dalam berbagai hal.

Apa pertimbangan terbesar yang membuat Anda dipilih?
Saya dinilai memiliki kemampuan individual, antara lain wawasan tentang kenegaraan, politik, sosial, dan ekonomi. Saya juga memiliki kemampuan kepemimpinan. Sebelum ini saya telah memimpin sebuah organisasi kepemudaan di sekolah. Saya juga punya visi dan misi yang jelas untuk kemajuan rakyat Palestina.

Anda sudah menjabat dua bulan, apa yang Anda lakukan selama periode itu?
Saya berusaha memecahkan berbagai masalah rakyat, salah satunya ketersediaan lapangan pekerjaan. Beberapa waktu lalu saya keliling ke beberapa negara luar. Sepulang dari sana saya mengajak para investor serta meyakinkan mereka agar mau berinvestasi di Palestina. Hasilnya lumayan, ada tiga proyek yang saya dapatkan, dan saya pikir itu akan membuka lapangan kerja baru.

Ceritakan masalah tersulit yang Anda hadapi selama jadi wali kota.
Melayani rakyat Palestina terutama dalam masalah hukum. Sebenarnya mereka sudah tahu hukum, tetapi biasanya mereka tidak puas jika tidak langsung bertanya kepada wali kota, jadi saya harus sabar melayani mereka. Kesulitan yang saya alami adalah bisa memuaskan seluruh rakyat, juga saat membuat rakyat menjalani ketentuan Dewan Kota. Beruntungnya, saya punya kemampuan komunikasi yang bagus sehingga bisa mudah menjawab pertanyaan dari mereka.

Palestina identik dengan daerah konflik, tidakkah Anda takut dengan keselamatan jiwa Anda?
Daerah Tepi Barat yang saya pimpin relatif aman, tidak ada kontak senjata di sana. Pertumbuhan ekonominya juga bagus, penghasilan rakyatnya di atas rata-rata. Jadi, saya tidak pernah merasa takut untuk memimpin. Ini semua untuk kemaslahatan umat.

Apa yang Anda pikirkan tentang konflik dengan Israel?
Saya datang ke sini tidak untuk membahas konflik dengan Israel, itu sudah ada bagiannya sendiri. Saya hanya ingin menjadi inspirasi generasi muda Palestina bahwa konflik bisa melahirkan pemimpin-pemimpin andal. Saya ingin pemuda Palestina punya sikap dan membangun peradaban mereka.

Apa perubahan yang Anda rasakan dalam diri Anda setelah menjadi wali kota?
Tentu ada yang berubah dari kepribadian saya. Sekarang, saya lebih memikirkan kepentingan umat.

Bisakah Anda ceritakan kehidupan keluarga Anda?
Saya lahir dalam keluarga yang hangat. Saya hidup dengan Ayah, Ibu, dan lima saudara. Saya anak keempat. Kami hidup dalam satu rumah dan kakak-kakak saya masih belajar di perguruan tinggi. Saat jadi wali kota, saya mendapat dukungan penuh dari keluarga. Mereka sangat mendukung karier politik yang sedang saya jalani. Kami hidup dalam keluarga yang harmonis dan bahagia.

Apa reaksi kawan-kawan setelah Anda jadi wali kota?
Mereka sangat apresiatif dan mendukung. Kami tetap berhubungan, bahkan mereka sering memberikan masukan dan berkomunikasi dengan saya melalui internet. Kami chatting setiap hari dan berdiskusi banyak hal untuk kemajuan Palestina.

Apakah Anda punya pacar?
Tidak, Islam tidak memperbolehkan hubungan laki-laki dan perempuan tanpa status pernikahan, apa pun bentuk hubungan itu. Generasi muda Islam pun tidak seharusnya memikirkan hal itu. Generasi muda Islam harus cerdas membangun peradaban dan kemajuan bangsanya. Terus terang saya tidak punya akun Facebook sebab kadang itu mengganggu aktivitas saya dalam berpikir. Namun, saya tetap mengikuti perkembangan global lewat internet.

Bagaimana Anda melihat masa depan pemuda Palestina?
Saya optimistis kami punya masa depan lebih bagus. Saat ini memang ada banyak pemuda Palestina yang berusaha keluar ke negara lain, misalnya ke Arab Saudi, Mesir, atau negara Timur Tengah lainnya untuk mencari pekerjaan dan mencari wilayah aman. Namun, mereka semua punya komitmen besar untuk tetap jadi warga negara Palestina. Artinya, mereka akan kembali lagi. Kami juga meyakini bahwa Palestina suatu saat akan merdeka dan berdaulat.

Di Indonesia sering ada demonstrasi dukungan terhadap Palestina yang biasanya memakai tagline "Save Palestina". Apa tanggapan Anda?
Saya sangat mengapresiasi perhatian Indonesia terhadap negara kami. Indonesia adalah saudara setia kami sejak tempo dulu. Saya pribadi sangat terinspirasi dengan Ahmad Soekarno (Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno). Sebab beliau adalah tokoh yang kali pertama bersuara bahwa Palestina adalah negara berdaulat tanpa peduli dengan negara lain yang tidak mengakui kami.

Apakah Indonesia terkenal di negara Anda?
Iya, terutama dengan tokoh Ahmad Soekarno. Kami memanggil Ahmad Soekarno sebab orang Palestina mengenalnya dengan nama itu. Indonesia juga negara Muslim terbesar di dunia. Dukungan dan suara dari Indonesia sangat memberi kami kepercayaan diri. Kami mendapatkan energi lebih ketika Indonesia bersuara lantang dan membela Palestina.

Apa pesan terakhir Anda untuk pemuda Indonesia?
Pemuda Indonesia harus terus maju ke depan. Maju Palestina! Maju Indonesia!
 
Sumber :
Editor :
Hertanto Soebijoto

Microsoft Office 2013 Tidak untuk XP dan Vista

Yoga Hastyadi Widiartanto - Okezone

detail berita
Microsoft Office 2013 (foto: ABC News)
SAN FRANSISCO - Microsoft akhirnya benar-benar meninggalkan Windows XP dan Vista. Pasalnya, Office 2013 yang baru saja diumumkannya hanya mendukung sistem operasi Windows 7 dan Windows 8 saja.

Diwartakan TechRadar, Selasa (17/7/2012), CEO Microsoft Steve Ballmer dan Corporate VP Microsoft Office Division, Kirk Koenigsbauer mengumumkan aplikasi Office seri ke 15 di San Fransisco.

Pratinjau untuk konsumer telah tersedia mulai hari ini, tapi tidak untuk pengguna XP atau Vista. Agar bisa menggunakan Microsoft Office 2013 tersebut, mereka harus memutakhirkan sistem operasinya.

Microsoft Office 2013 ini akan memanfaatkan antarmuka sentuh, cloud dan fitur sosial yang tersedia dengan berlangganan Office 365. Menurut Ballmer, aplikasi ini adalah andalan dan paling penting bagi Microsoft.

Aplikasi ini dikatakan akan meluncur pada 2013, meskipun versi Pratinjau Konsumer sudah bisa dicoba mulai saat ini. (yhw)